KEHIDUPAN SEHARI-HARI YANG ISLAMI

April 20, 2012 12 komentar

Apakah anda selalu shalat shubuh berjamaah di masjid setiap sehari?

Apakah anda selalu menjaga shalat yang lima waktu di masjid?

Apakah anda hari ini membaca Al-Qur’an?

Apakah anda rutin membaca dzikir setelah selesai melaksanakan shalat wajib?

Apakah anda selalu menjaga shalat sunnah rawatib sebelum atau sesudah shalat wajib?

Apakah anda hari ini khusyu’ dalam shalat, menghayati apa yang anda baca?

Apakah anda (hari ini) mengingat mati dan kubur?

Apakah anda (hari ini) mengingat hari kiamat, segala peristiwa dan kedahsyatannya?

Apakah anda telah memohon kepada Allah sebanyak tiga kali agar memasukkan anda ke dalam sorga? Sesungguhnya barangsiapa yang memohon demikian, sorga berkata; “Ya Allah masukkanlah ia ke dalam sorga.”

Apakah anda telah meminta perlindungan kepada Allah agar diselamatkan dari api neraka sebanyak tiga kali? Sesungguhnya barangsiapa yang berbuat demikian, neraka berkata: ”Ya Allah peliharalah dia dari api neraka.” (Berdasarkan hadits Rasulallah Shallallahu Alaihi Wasallam yang artinya, “Barangsiapa yang memohon sorga kepada Allah sebanyak tiga kali, sorga berkata; “Ya Allah masukkanlah ia ke dalam sorga.” Dan barangsiapa yang meminta perlindungan kepada Allah agar diselamatkan dari api neraka sebanyak tiga kali, neraka berkata; “Ya Allah selamatkan ia dari api neraka” (HR Tirmidzi dishahihkan oleh syaikh Al Albani dalam Shahih Al Jami’ No. 911)

Apakah anda (hari ini) membaca hadits Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam?

Apakah anda pernah berfikir untuk menjauhi teman-teman yang tidak baik?

Apakah anda telah berusaha untuk menghindari banyak tertawa dan bergurau?

Apakah anda hari ini menangis karena takut kepada Allah?

Apakah anda selalu membaca dzikir pagi dan sore hari?

Apakah anda hari ini telah memohon ampun kepada Allah atas dosa-dosamu?

Apakah anda telah memohon kepada Allah dengan benar untuk mati syahid? Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda yang artinya, “Barangsiapa yang memohon kepada Allah dengan benar untuk mati syahid, maka Allah akan memberikan kedudukan sebagai syuhada meskipun ia meninggal di atas tempat tidur” (H.R.Tirmidzi, Nasa’i, Ibnu Majah, Ibnu Hibban dalam shahihnya, Al Hakim dan ia menshahihkannya)

Apakah anda telah berdoa kepada Allah agar Ia menetapkan hati anda atas agamaNya?

Apakah anda telah mengambil kesempatan untuk berdoa kepada Allah di waktu-waktu yang mustajab?

Apakah anda telah membeli buku-buku Islam untuk memahami agama?

Apakah anda telah memintakan ampun kepada Allah untuk saudara-saudara mukminin dan mukminah?

Karena setiap mendo’akan mereka anda akan mendapatkan kebajikan pula.

Apakah anda telah memuji Allah dan bersyukur kepadaNya atas nikmat Islam?

Apakah anda telah memuji Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas nikmat mata, telinga, hati dan segala nikmat lainnya?

Apakah anda hari ini telah besedekah kepada fakir miskin dan orang-orang yang membutuhkannya ?

Apakah anda dapat menahan marah yang disebabkan urusan pribadi dan berusaha untuk marah apabila aturan-aturan Allah dilanggar?

Apakah anda telah menjauhi sikap sombong dan membanggakan diri sendiri?

Apakah anda telah mengunjungi saudara seagama, ikhlas karena Allah?

Apakah anda telah mendakwahi keluarga, saudara-saudara, tetangga dan siapa saja yang ada hubungannya dengan diri anda ?

Apakah anda termasuk orang yang berbakti kepada orang tua?

Apakah anda mengucapkan “innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun” jika mendapatkan musibah?

Apakah anda hari ini mengucapkan doa ini, 

                                                     اللْهمَّ إنِيّ أعُوذ بِكَ أنْ أشْركَ بِكَ وَأنَا أعْلَمُ وَأسْتَغْفِركَ لِمَا لا أعْلَم

“Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari menyekutukan Engkau sedangkan aku mengetahui, dan aku memohon ampun kepadaMu terhadap apa-apa yang tidak aku ketahui.” Barangsiapa mengucapkan demikian, Allah akan menghilangkan darinya syirik besar dan syirik kecil. (Lihat Shahih Al Jami’ No. 3625)

Apakah anda berbuat baik kepada tetangga?

Apakah anda telah membersihkan hati dari sombong, riya, hasad dan dengki?

Apakah anda telah membersihkan lisan dari dusta, mengumpat, mengadu domba, berdebat kusir dan berbuat serta berkata-kata yang tidak ada manfaatnya?

Apakah anda takut kepada adzab Allah sehingga hati-hati dalam hal penghasilan, makanan dan minuman serta pakaian?

Apakah anda selalu bertaubat kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya di segala waktu atas segala dosa dan kesalahan?

Wahai saudaraku seiman…Jawabalah pertanyaan-pertanyaan di atas dengan perbuatan agar engkau menjadi orang yang beruntung di dunia dan akhirat insya Allah.

(Diterjemahkan dari buku saku “Zaad Al Muslim Al Yaumi”, Syaikh Abdullah bin jaarullah bin Ibrahim Al Jaarullah rahimahullah hal. 51-55, bab “Hayatu yaumi Islami“)

Kategori:Umum

AMALAN-AMALAN YANG PAHALANYA BERLIPAT GANDA

Agustus 18, 2011 27 komentar

Oleh: Sulaiman bin Shalih al Kharasyi
Penerjemah: Farid bin Muhammad al-Bathothy

Setiap orang muslim diantara kita tentu menginginkan berumur panjang supaya bertambah kebaikannya. Seperti yang disabdakan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam tatkala beliau ditanya:  Siapakah orang yang paling baik itu? Beliau menjawab:

“Yaitu orang yang panjang umurnya dan baik amalannya.” (HR. Tirmidzi dan Ahmad).

Kehidupan di dunia ini merupakan tempat untuk menambah dan memperbanyak amalan-amalan yang baik agar manusia senang setelah kematian serta rela dengan apa yang ia kerjakan.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam telah memberitahukan bahwa umur umatnya ini antara enam puluh sampai tujuh puluh tahun, mereka tidak seperti umur-umur umat sebelumnya. Akan tetapi Beliau Shallallahu ‘alaihi wasallam telah menunjukkan mereka kepada perbuatan maupun ucapan yang dapat mengumpulkan pahala yang banyak dengan amalan yang sedikit lagi mudah, yang dapat menggantikan manusia dari tahun-tahun yang berlalu kalau dibandingkan dengan umat-umat sebelumnya. Dan inilah yang dinamakan dengan “Al-A’maal Al-Mudha’afah” (amalan-amalan yang pahalanya berlipat ganda) yang tidak semua orang mengetahuinya.

Oleh karena itu saya hendak menyebutkan sebagian besar dari padanya pada tulisan yang singkat ini. Dengan harapan agar setiap orang diantara kita menambah umurnya (dengan amalan) yang produktif dalam kehidupan dunia ini. Agar tergolong dari orang-orang yang mengerti (untuk mengambil) selanya. (Kata pepatah): “Darimanakah bahu itu di makan”. Maka mereka memilih dari amalan-amalan tersebut mana yang paling ringan (dikerjakan) oleh jiwa dan paling besar pahalanya. Orang seperti ini bagaikan orang yang mengumpulkan permata-permata yang berharga dari dasar laut sementara manusia yang lain (hanya) mendapatkan ombaknya saja.

Berikut ini akan kami sebutkan amalan-amalan maupun ucapan-ucapan secara berurutan dan singkat, dengan disertai dalil dari setiap ucapan atau amalan yaitu dalil-dalil dari Kitabullah atau dari hadits-hadits yang shahih dan hasan. Allah-lah Yang Maha Pemberi taufiq untuk setiap kebaikan. Read more…

Kategori:Umum

KEISTIMEWAAN SEDEKAH, RENUNGAN BAGI ORANG YANG SAKIT

Segala puji hanya milik Allah, kita selalu memujiNya dikala senang maupun susah. Shalawat dan salam semoga tetap tercurah kepada Rasulullah -yang pernah mengalami sakit dan tertimpa cobaan-, kepada keluarga dan sahabat beliau yang penyabar lagi ridha terhadap taqdir Allah.

Pada zaman ini berbagai penyakit semakin menyebar dan banyak macamnya. Bahkan beberapa penyakit tidak bisa ditangani oleh dokter dan belum ditemukan obatnya, seperti kanker dan semisalnya, meskipun sebenarnya obat penyakit tersebut ada. Allah tidak menciptakan suatu penyakit, melainkan ada obatnya. Namun obat tersebut belum diketahui, karena suatu hikmah tertentu yang dikehendaki oleh Allah.

Mungkin penyebab utama banyaknya penyakit adalah banyaknya kemaksiatan dan dilakukan dengan terang-terangan tanpa malu. Kemaksiatan yang menyebar ditengah masyarakat dapat membinasakan mereka. Allah berfirman yang artinya,

“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu, adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri.”  (Surat Asy Sura 30)

Diantara hikmah penyakit yang diderita seorang hamba adalah sebagai ujian dari Allah kepadanya, dunia adalah tempat berseminya berbagai musibah, kesedihan, kepedihan dan penyakit.

Ketika saya melihat orang sakit bergulat dengan rasa sakitnya dan menyaksikan orang yang membutuhkan pertolongan dengan menahan rasa perihnya, mereka telah melakukan berbagai macam ikhtiar namun mereka melewatkan sebab penyembuhan yang hakekatnya dari Allah. Maka saya tergerak menulis untuk semua orang yang sedang sakit, agar rasa duka dan sedihnya lenyap, dan penyakitnya dapat terobati.

Wahai anda yang sedang sakit menahan lara, yang sedang gelisah menanggung duka, yang tertimpa musibah dan bala, Semoga keselamatan selalu tercurah kepadamu, sebanyak kesedihan yang menimpamu, sebanyak duka nestapa yang kau rasakan. Penyakitmu telah memutuskan hubunganmu dengan manusia, menggantikan kesehatanmu dengan penderitaan. Orang lain tertawa sedang engkau menangis. Sakitmu tidak kunjung reda, tidurmu tidak nyenyak, engkau berharap kesembuhan walau harus membayar dengan semua yang engkau punya.

Saudaraku yang sedang sakit! Saya tidak ingin memperparah lukamu, namun saya akan memberimu obat mujarab dan membuatmu terlepas dari derita yang bertahun tahun. Obat ini didapat dari sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam,

“Obatilah orang yang sakit diantara kalian dengan sedekah” 

(Dihasankan oleh syaikh Albani dalam Shahihul Jami’)

Read more…

Kategori:Umum

PERBEDAAN ANTARA NASEHAT DAN GHIBAH (Menggunjing)

Januari 24, 2011 6 komentar

Telah banyak buku-buku yang menjelaskan tentang ghibah dan keharamannya dilengkapi dengan dalil-dalil dari Al-Qur’an dan As-Sunah yang shahih, maka sekarang penyusun hanya akan menukilkan apa-apa yang diperbolehkan dari ghibah, yaitu dalam rangka memberi nasehat, dan penjelasan ulama mengenai perbedaan antara nasehat dan ghibah.

Imam Nawawi rahimahullah berkata.
“Ketahuilah bahwasanya ghibah diperbolehkan untuk tujuan yang benar dan syar’i, di mana tidak mungkin sampai kepada tujuan tersebut, kecuali dengan cara berghibah, yang demikian itu disebabkan beberapa perkara :

Dalam rangka memberi peringatan kepada kaum muslimin dari keburukan dan dalam rangka memberi nasehat kepada mereka, dan yang demikian itu dalam kondisi-kondisi berikut ini. Read more…

Kategori:Akhlaq

MUSTAHIL UNTUK MELUPAKAN MEREKA

Januari 3, 2011 2 komentar

Saya teringat peristiwa beberapa tahun lalu ketika berkunjung ke Medan menemui seorang ustadz yang usianya lebih dari 70 tahun, saya minta nasihat dari beliau. Beliau dengan merendah malah minta nasihat dari kami, “Apa yang bisa bapak amalkan di hari-hari tua bapak ini sebelum datangnya ajal?” Ucapnya. Padahal kegiatan beliau sehari-hari sangatlah padat dan bermanfaat, seperti mendengarkan lantunan ayat-ayat Al-Quran, ada juga tetangga dan muridnya yang rajin membacakan buku-buku dan majalah Islam kepadanya karena penglihatannya lemah yang menjadi penghalang untuk membaca sendiri.

Ustadz kita ini juga rajin beramar makruf nahi mungkar, rajin memberi nasihat secara langsung maupun lewat telpon. Banyak juga orang yang curhat dan konsultasi kepadanya meminta saran dan nasihat untuk masalah yang dihadapi. Saya minta kepadanya agar menceritakan pengalaman masa mudanya. Bapak ustadz akhirnya bercerita tentang masa mudanya untuk dijadikan sebagai ibrah dan pelajaran bagi kita semua.

Ketika bekerja dan memiliki banyak harta, ia menjadi sombong dan melampaui batas. Ia lalai bahwa kekayaan yang merupakan karunia dan nikmat dari Allah diperolehnya bukanlah karena kepandaian dan kehebatannya. Suatu ketika, perusahaan tempatnya bekerja bangkrut dan ia berhenti bekerja lalu jatuh miskin. Ia hanya dapat mengontrak rumah kecil yang dijadikan tempat judi bagi sebagian para pemuda yang memberinya uang jasa untuknya.

Suatu saat datang seorang pemuda, guru ngaji, dari kampungnya yang merantau ke kota Medan. Pemuda itu minta menumpang bermalam di rumahnya. Dia membantu guru ngaji tersebut bermalam di rumah kontrakannya. Setiap hari, guru ngaji itu datang malam hari, ketika para penjudi telah bubar. Ia pergi ke luar rumah setiap pagi sebelum para penjudi datang. Setiap usai shalat subuh berjamaah, ustadz tersebut memberikan pengajian Al-Quran dan membacakan hadits Nabi Shallallahu ’Alaihi wa Sallam. Read more…

Kategori:Umum

PINTU DARI PINTU-PINTU SURGA

Desember 21, 2010 6 komentar

Kisah Nyata Perjalanan Tobat Da’i Penderita Lumpuh Total

Berbicara tentang berbakti kepada kedua orang tua, sulit untuk diungkapkan dengan kata-kata.Kebaikan apapun yang telah kita ucapkan dan yang telah kita lakukan untuk kedua orang tua kita, belumlah sebanding dengan hak mereka.

Siapa di antara kalian yang ingin menjadi lumpuh sepertiku? Aku telah tanyakan pertanyaan ini kepada banyak orang. Aku yakin, Anda tidak ingin menjadi lumpuh sepertiku ini. Kalau aku gatal, aku tidak bisa menggaruk sendiri. Aku tidak bisa menjamah makanan dan minuman di hadapanku. Aku seperti kursi, tapi kursi yang bernyawa. Bahkan kursi mungkin lebih bermanfaat dariku. Kursi bisa diduduki untuk melepas lelah. Sedangkan aku justru membuat repot dan melelahkan orang lain. Kalau lapar dan haus, aku butuh orang untuk menyuapiku. Aku juga butuh orang untuk membersihkanku. Read more…

Kategori:Umum

MENDAMBAKAN SAHABAT YANG TULUS

Desember 21, 2010 1 komentar

Ustadz Naif berumur 27 tahun, bekerja sebagai guru SMA dan sekarang menjadi guru bagi orang-orang tua buta huruf.

Di antara hal yang berkesan dari pergaulan dengannya adalah ucapannya,

“Allah pasti menolong agama-Nya, tapi yang jadi masalah apakah Allah memberikan kemuliaan kepada kita untuk menjadi penolong agama-Nya?”

Saya dapatkan darinya dan orang-orang seperti dia, kecintaan dan perhatian serta penghormatan mereka kepada dakwah dan juru dakwah. Mereka berharap mendapat ganjaran dari Allah dengan memberikan pelayanan kepada pendakwah yang mengajak manusia ke jalan Allah.

Para juru dakwah hendaknya tidak mengharap pelayanan dari manusia atau perlakuan istimewa dari muridmuridnya dan sebisa mungkin dapat memenuhi keperluannya tanpa membebani orang lain, ia harus menjadi pelayan bagi masyarakat. Read more…

Kategori:Umum
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 48 pengikut lainnya.